Baru tahu akhirmya, manusia tetaplah manusia, suatu saat bisa
berubah, kita hanyalah manusia biasa yang tidak mungkin menetap disuatu waktu
maupun suatu keadaan, tak ada yang abadi, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan
keadaan ini, kecuali Yang Maha Kekal dan Maha Abadi,
Memang benar disaat keluh kesah datang, kitapun akan kembali
mendekatkan diri sedekat dekatnya yang
kita mampu pada Rabb kita, tapi lihatlah, sepanjang waktu dan usia kita saat
ini, kita habiskan bagaikan tak memperdulikan bahkan mengenal Rabb kita.
Dan barulah disaat kesedihan yang sebenar benarnya sedih datang
menghampiri kita, disaat itulah mungkin hati kita seakan menjadi lemah tak
berdaya, rapuh bagaikan tak kuasa menahan satu tetes air matapun yang keluar .
inilah realita kehidupan, sebaliknya, disaat kita terkurung dalam hura-hura
dunia, disaat itulah hati akan mengeras, bahkan lebih keras dari pada batu yang
paling keras, bagaimana tidak, karena kesenangan yang tak lagi menghiraukan
peringatan demi peringatan dalam syariah lah yang kita kejar, mulai dari
memperturutkan hawa nafsu yang semakin menguasai dan memperbudak kita, canda
tawa yang sudah sangat jauh melalaikan kita dari siapa yang senantiasa melihat
kita atas perbuatan-perbuatan kita diatas nikmat dan karunianya yang terus tercurahkan atas diri kita. Ya Allah ampunilah
kami.
Kelak kepada siapa kita kan pergi?? saat satu dari
peringatan Allah datang menghampiri kita, kepada Rabb kita yang tak kita
hiraukan peringatannya selama ini seolah tak mengenalnya, atau kepada
teman-teman akrab yang akan menolongmu dari murka Allah..
Ya Allah sebaik-baik orang yang berdosa disisimu adalah yang
bertaubat kepadaMu, tapi kami ya Allah, seolah menikmati dosa kami dan jauh dari
taubat kami atas dosa kami. Atau kami menginginkan suatu kebaikan akan tetapi
kami masih tetap dalam kemaksian,, Ya Allah jauhkan kami dari taubatnya seorang
pendusta, yang bertaubat tapi tidak meninggalkan perbuatan yang Engkau haramkan
atas kami..
Ya allah, jauhkanlah kami dari pergaulan yang mendatangkan
murka-Mu terhadap diri kami, jauhkan lah
kami dari Zina yang semakin tumbuh disekililing kami, ya Allah mana mungkin
kami dapat bahagia dengan zina sementara Engkau sedang murka kepada kami, Ya
Allah jauhkanlah kami dari Zina, Pacaran, dan sejenisnya yang seolah menghalalkan
yang telah engkau haramkan atas kami kecuali terhadap yang Engkau beri petunjuk
kepada kami untuk menghalalkannya. Ya Allah sesungguhnya kepada-Mu tempat kami
memohon perlindungan dari godaan dan bisikan syaitan yang terkutuk yang membuat
kami memandang indah perbuatan dosa-dosa kami, Ya Allah, sungguh kami telah
zholim terhadap diri kami sendiri, maka dari itu ya Allah, ampunilah dosa dan
kesalahan kami, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali
Engkau, Wahai Zat Yang Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.,
Amiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar